[Mahalnya Charger Macbook Bertenaga Matahari]
Tertarik untuk menyelamatkan bumi dengan menggunakan charger bertenaga matahari untuk Macbook Anda? Gunakan saja charger Apple Juicz ini. Namun sebelumnya, Anda harus menyiapkan dana yang lebih besar ketimbang harga Macbook Anda.
Ya, benar sekali. Harga charger tenaga alternatif ini memang terbilang selangit. Dengan banderol mencapai US$ 1.200, membuat produk ini lebih mahal sekitar US$ 200 dari harga Macbook.
Produk ini sendiri memiliki dua tipe pilihan. Untuk yang berkekuatan 55 Watt, mampu mengisi ulang energi laptop Mac Anda secara penuh hanya dalam waktu 6 jam.
Sementara untuk yang model 27 Watt, membutuhkan waktu lebih lama yakni antara 8-12 jam. Hanya saja harga yang ditawarkan lebih murah, yaitu 'hanya' dibanderol US$ 700.
Dari sisi tampilan, panel solar ini terlihat lebar ketika dijembreng. Ukurannya sekitar 12 kali lipat lebih besar dari Macbook yang berukuran 13 inch. Hal itu lantaran untuk menyedot energi matahari melalui panel-panel tersebut.
Dikutip detikINET dari Wired, Sabtu (5/12/2009), alat ini cocok bagi mereka yang suka berkemah di alam terbuka namun tak bisa lepas dari komputer jinjing.
Hanya saja untuk memanfaatkannya, harus kembali diingat. Perlu menyiapkan anggaran yang lebih besar dari harga satu unit Macbook.
Mahalnya Charger Macbook Bertenaga Matahari
Microsoft Akhirnya Kuasai Yahoo
Setelah sekian lama, raksasa Microsoft dan Yahoo akhirnya mencapai kata sepakat. Situs pencarian internet yang dimiliki Yahoo akan segera dikuasai oleh perusahaan yang dibangun Bill Gates.
Perjanjian kesepakatan ditandatangani oleh Qi Liu sebagai wakil Microsoft dan CEO Yahoo Carol Bartz. Keduanya belum mau memberi komentar secara spesifik terkait perjanjian yang katanya mulai berlaku tahun 2010.
Namun jika melihat hasil dari perjanjian itu, Microsoft akan menguasai teknologi mesin pencari milik yahoo selama 10 tahun ke depan. Termasuk aset-aset dan ribuan pekerja Yahoo yang mengerjakan teknologi tersebut.
Seperti dikutip detikINET dari Cnet, Sabtu (5/12/2009), pembahasan tentang pengambilalihan ini telah berlangsung sejak Juli 2009. Baru kemudian di bulan Oktober, masing-masing mulai melengkapi nota perjanjian dan akhirnya mengumumkan kesepakatan itu di penghujung tahun.
CEO Yahoo Carol Bartz sebelumnya, ketika berbicara dalam ajang Bank of America US Tech Conference mengatakan jika kerjasama ini berhasil, maka Yahoo bisa menghemat US$ 500 juta hingga U$S 700 juta.
Sementara Microsoft sendiri telah memiliki situs pencari yang dinamakan Bing. Lalu, seperti apa nantinya bentuk situs pencarian Yahoo akan dipegang Microsoft? Kita tunggu saja perkembangannya.
Google Chrome Dilindungi Antivirus Avast
[Google Chrome Dilindungi Antivirus Avast] Google Chrome Dilindungi Antivirus Avast]
Pengguna browser Google Chrome akan dilindungi antivirus Avast. Sementara bagi pengguna Avast yang tak memiliki Chrome, nantinya akan ditawari untuk menginstal browser internet itu secara otomatis.
Fitur ini merupakan buah kolaborasi Google dan Avast, perusahaan antivirus asal Republik Ceko. Seperti detikINET kutip dari Cnet, Senin (7/12/2009), kerja sama semacam ini baru kali pertama dilakukan Avast selama 21 tahun keberadaannya.
Itu sebabnya, kombinasi bisnis ini mungkin sedikit lebih menguntungkan bagi Avast ketimbang Google. Namun perlu diingat, antivirus Avast sebenarnya telah memiliki pengguna dua kali lipat lebih banyak dari Chrome.
Vice President Google, Sundar Pichai, mengatakan bahwa Chrome memiliki lebih dari 40 juta pengguna pada Oktober 2009 dan meningkat 0,35 % di bulan berikutnya. Sementara Avast sendiri telah memiliki jumlah pengguna 100 juta di seluruh dunia.
"Respon pengguna Google Chrome kini telah meningkat, dan kita akan terus melanjutkan cara eksplorasi agar Chrome lebih banyak digunakan orang," pungkas Pichai.
Seminggu, Opera Didownload 12 Juta Kali
Booth Opera Software pada pameran di JCC
VIVAnews - Opera memecahkan rekor terbaru. Pada 23 November lalu, mereka menghadirkan browser terbarunya yang dijanjikan dapat mengubah cara pengguna menjelajah Internet. Seminggu kemudian, tercatat 12,5 juta pengguna sudah mendownloadnya.
Pesatnya angka jumlah pendownload Opera 10.10 dengan Opera Unite melampaui rekor sebelumnya. Catatannya berhasil mendapatkan peningkatan 25 persen dibanding raihan Opera 10 yang diluncurkan dua bulan sebelumnya.
“Dengan jumlah download tersebut, saya yakin bahwa kami telah berhasil memenuhi kebutuhan publik pengguna web,” kata Jon von Tetzchner, Chief Executive Officer Opera Software, pada keterangannya, 7 Desember 2009. “Kami yakin, dengan berjalannya waktu, Opera Unite memiliki kemampuan untuk mengubah persepsi pengguna akan bagaimana cara kita mengakses dan berbagi informasi di Web,” ucapnya.
Opera 10.10 hadir dengan fitur inovatif, khususnya adalah Opera Unite. Dengan ini pengguna bisa memiliki web server pribadi untuk memudahkannya dalam berbagi konten seperti foto dan file. “Dengan Opera Unite, kini pengguna dapat menikmati cara lain untuk menikmati musik, berbagi foto, file dan lain-lain dengan cara yang baru,” ucap Tetzchner.
Saat ini Opera mengklaim bahwa ia memiliki 45 juta pengguna aktif untuk segmen desktop. Opera juga hadir dalam berbagai tipe perangkat lain seperti ponsel, konsol game, TV, dan portabel media player.
Jelang Windows 7, Penjualan Mac Kalahkan PC
[Apple iMac] Apple iMac
VIVAnews - Menurut data yang dikumpulkan oleh NPD Group, Apple mengambil kesempatan dari turunnya geliat pasar PC di bulan Oktober lalu. Pada periode tersebut, sebagian besar produsen hardware sedikit mengendurkan kampanye sambil menguras stok barang, menyambut hadirnya Windows 7.
Di bulan Oktober, iMac 21,5 inci merupakan komputer desktop yang paling banyak terjual di pasar Amerika Serikat. Adapun model berukuran 27 inci merupakan produk yang paling laris ketiga di pasar.
Di segmen notebook, MacBook Pro kelas value yang dijual seharga 1,199 dolar AS merupakan notebook terlaris. Yang menarik, menurut data NPD Group, Apple menguasai empat posisi di 10 besar penjualan notebook di Amerika Serikat dengan memegang posisi ke 8, 9, dan 10.
Meski detail lengkap seputar penjualan bulan tersebut tidak disebutkan, akan tetapi AppleInsider melihat penjualan Apple yang tinggi di bulan tersebut. Ini bisa berarti di sisa kuartal 2009, angkanya tidak akan jauh.
Bulan lalu, dilaporkan, penjualan Mac naik 7 persen dibanding Oktober tahun sebelumnya. Padahal, bulan tersebut biasanya merupakan masa-masa tersulit Apple di kuartal keempat setiap tahun.
Diperkenalkannya desain baru dari iMac membuat penjualan Apple juga meningkat pesat. Diperkirakan, penjualan di bulan tersebut mendongkrak total penjualan Mac mencapai 2,9 juta unit di kuartal tersebut. Naik 14 persen dibanding 2008.
Kuartal lalu, Apple juga menikmati kuartal terbaik dengan menjual sebanyak 3 juta unit Mac. Prestasi tersebut membantu mendongkrak keuntungan Apple sebesar 46 persen menjadi 1,67 miliar dolar AS.
Apple Beli Situs Musik Online
VIVAnews - Memperkuat layanan musik online di Internet, Apple Inc mengumumkan akuisisinya terhadap penjaja musik retail Lala.com. Situs tersebut, menandai turunnya popularitas file MP3 sejak ia menyuguhkan aplikasi streaming berkecepatan tinggi.
Steve Dowling, jurubicara Apple mengkonfirmasi pembelian perusahaan tersebut. Namun, sayangnya dia enggan memaparkan informasi lebih lanjut, termasuk jumlah kocek yang dirogoh perusahan Silicon Valley itu.
“Kami membeli perusahaan teknologi kecil dari waktu ke waktu, dan umumnya kami tidak pernah mengungkapkan apa tujuan dan rencana kami setelah itu. Tunggu saja kejutannya,” kata Dowling, yang dikutip VIVAnews dari Cellular News, 8 Desember 2009.
Lala.com telah mengembangkan aplikasi, yang sejatinya belum pernah di luncurkan ke publik, yang memungkinan pengguna untuk membeli hak cipta streaming sejumlah lagu digital dari berbagai era melalui iPhone-nya. Uang yang perlu dirogoh untuk satu lagunya cukup murah, 10 sen saja atau setara Rp 950.
Ada harga ada rupa. Ternyata dengan harga yang murah, konsumen tidak akan mendapat kualitas musik sebagus lagu-lagu yang dijajakan kios iTunes, yang mana harganya berkisar antara 69 sen hingga US$ 1,29 per lagunya.
Melihat latar belakangnya, Lala merupakan sebuah perusahaan privat yang berkantor di Palo Alto, California. Berdiri sejak 2006 dengan suntikan dana Bain Capital LLC, Ignition Partners, dan Warner Music Group Corp, Lala memakan modal hingga US$ 35 juta atau sekitar Rp 330 miliar. Mulanya, Lala hanya sebuah situs penjual CD fisik yang mana kemudian diluncurkan kembali sebagai penjaja musik retail pada Oktober 2008.
Asrock Ion 330: Mendobrak Dominasi
Chipset memiliki peran penting dalam kinerja sebuah komputer. Pasalnya, chipset-lah yang mengatur lalu lintas data antara prosesor ke memori, harddisk, dan komponen lain. Perannya akan semakin besar jika fungsi grafis komputer tersebut bersifat onboard, karena berarti chip grafis ada di dalam chipset tersebut.
Sebagai pembuat prosesor Atom, Intel memiliki posisi menguntungkan dalam hal chipset. Nyaris semua netbook dan nettop yang ada di pasaran saat ini menggunakan chipset Intel 945GSE, padahal chipset ini terhitung “berumur” dan memiliki kinerja yang relatif tidak istimewa.
Nah, peran Intel 945GSE itulah yang coba digoyang oleh nVidia melalui chipset Ion. nVidia mengklaim, Ion akan memberikan kinerja yang jauh lebih hebat dibanding Intel 945GSE, utamanya dari sisi grafis yang selama ini menjadi andalan nVidia.
Asrock Ion 330 adalah satu dari sedikit produk yang memasangkan Intel Atom dengan chipset nVidia Ion. Produk ini sendiri hadir dalam bentuk nettop dengan ukuran yang mungil. Harganya juga murah (US$ 350), meski dengan catatan Anda masih harus membeli monitor, mouse, dan keyboard secara terpisah.
Penggunaan chipset Ion membuat nettop ini memiliki port HDMI; satu hal yang tidak Anad temui di nettop yang menggunakan chipset Intel 945GSE. Selain HDMI, di panel belakang Anda juga akan menemukan Ethernet, 6 port USB, VGA Out, serta port audio. Di bagian depan, cuma ada DVD Writer, tanpa ada port USB atau audio seperti yang jamak kita temui di PC saat ini. Hal ini cukup disayangkan karena membuat kita harus agak repot untuk memasang flashdisk di sisi belakang. Yang juga perlu dicatat, 2 dari 6 port USB akan digunakan oleh mouse dan keyboard karena tidak ada port PS/2 di nettop ini.
Ketika pertama menyalakan, kami cukup tertegun mendapati betapa heningnya Asrock Ion 330 ini. Jika saja tidak ada lampu indikator yang berkedip, kami tidak tahu kalau nettop ini sudah menyala. Keheningan sedikit terpecahkan saat kami coba memutar DVD, namun dengan tingkat yang tidak mengganggu.
Di balik kekalemannya, nettop ini ternyata memiliki kinerja yang cukup bagus. Tentu, penggunaan prosesor Intel Atom membuat nettop ini tidak cocok ketika digunakan untuk aplikasi kelas berat macam mengubah format video atau render gambar (lihat hasil pengujian). Namun untuk aplikasi sederhana seperti Office atau internet-an, perangkat ini tidak menemui masalah. Kemampuan grafis dari chipset Ion pun seperti janji nVidia: jauh lebih bagus dibanding Intel 945GSE. Namun chipset tersebut masih terpatah-patah saat memutar video Full HD (1080i), sehingga mengurangi makna keberadaan port HDMI.
Satu hal yang penting dicatat, Asrock Ion 330 masih bisa di-overclock. Melalui menu BIOS maupun software OC Tuner, Anda bisa meningkatkan FSB dari prosesor Atom 330 yang digunakan nettop ini. Ketika kami coba, kecepatan prosesor bisa menyentuh angka 2,1GHz, atau 30% dari kecepatan standar 1,6GHz.
***
Pada kondisi full-load, daya yang diserap Asrock Ion 330 hanya sekitar 40 watt. Jadi jika disimpulkan dalam bahasa sederhana, nettop ini memiliki bentuk ramping, kinerja lumayan, dan hemat listrik. Yang agak disayangkan adalah tidak adanya fasilitas Wi-Fi dan slot kartu memori. Meski begitu, menurut kami Asrock Ion 330 bisa menjadi solusi ideal untuk rumah, kantor, maupun warnet yang butuh komputer yang ringkas.
Sumber: InfoKomputer
PLUS : Kemampuan grafis bagus; mungil dan ringan; hemat listrik; bisa di-overclock.
MINUS : Tanpa slot memori dan WiFi
SKOR PENILAIAN
(maksimal 5)
Kinerja: 3,75
Fasilitas: 4
Kemudahan: 4
Harga: 4,25
SKOR TOTAL: 4
Hasil Pengujian
nVidia berhasil membuktikan klaim kalau Ion lebih baik secara grafis dari Intel 945GSE, terlihat dari skor 3D mark 2006 yang mencapai 627. Secara umum performa Asrock Ion 330 juga lebih baik dari HP Compaq CQ2035D, kecuali pada encoding video.
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-height:115%; font-size:11.0pt;"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-"Times New Roman";} Uji Asrock Ion 330
HP Compaq CQ2035D
Cinebench R10 1558 CB-CPU
1567 CB-CPU
Encoding Video 46 menit 2 detik
32 menit 11 detik
Encoding Audio 9 menit 35 detik
14 menit 7 detik
PCMark 2005 120 2603 2129 3DMark 2006 110 627 101
Spesifikasi ASROCK ION 330
Prosesor : Intel Atom330 (1,6GHz, FSB 533MHz)
RAM: 2GB, DDR2-800
Chipset: nVidia MCP79
Kartu grafis: nVidia Ion
Harddisk: 320GB 75400 RPM SATA-II (ST9320325AS)
Optical drive: DVD RW+R DL
Fasilitas: LAN, USB(6), audio, VGA-out, HDMI, SPDIF
Layar/Monitor: Tidak disertakan
Kartu suara: Via VT1708S
Sistem operasi: Tidak ada
Dimensi: 19,5x18,5x6,5 cm
Garansi: 1 tahun
Situs web: www.asrock.com
Harga kisaran*: US$ 350
*Astrindo Senayasa, (021) 612-1330
http://id.news.yahoo.com/
